Selasa, 08 September 2026
Hot

Jadwal Pembagian Dividen Interim Bank Mandiri Rp66 per Saham

Jadwal lengkap dividen interim Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp6,16 triliun telah dirilis. Keputusan ini menunjukkan kinerja solid perseroan hingga Agustus 2026.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan mendistribusikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham kepada para pemegang saham. (08/09/2026)

Keputusan pembagian dividen ini mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang kuat dan telah disetujui oleh Dewan Komisaris berdasarkan keputusan Direksi pada 3 September 2026. Informasi tersebut kemudian disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 September 2026.

Pembagian dividen interim ini didasarkan pada data keuangan Bank Mandiri per 30 Juni 2026. Adapun jadwal lengkap pembagian dividen interim Bank Mandiri untuk tahun buku 2026 adalah sebagai berikut.

Tanggal cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi ditetapkan pada 15 September 2026, sedangkan ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 16 September 2026. Sementara itu, cum dividen di Pasar Tunai jatuh pada 17 September 2026, dengan tanggal ex dividen di Pasar Tunai pada 18 September 2026.

Article ad in the middle of article

Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai adalah 17 September 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 2 Oktober 2026.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa total nilai dividen interim yang akan dibayarkan sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham. Penjelasan ini disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Senin (7/9/2026).

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menambahkan bahwa pembagian dividen interim ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fundamental Bank Mandiri ke depan. Ini juga merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel.

Hingga Agustus 2026, penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only tercatat mencapai Rp1.592 triliun, meningkat 17,6% secara tahunan. Pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17,6% secara tahunan menjadi Rp1.687 triliun.

Total aset Bank Mandiri mencapai Rp2.358 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 20,7% secara tahunan. Dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan naik 22,3% secara tahunan menjadi Rp37,5 triliun.

Rasio kredit bermasalah (NPL) gross Bank Mandiri tetap terjaga di level 1,00%. Perusahaan memastikan pembagian dividen interim tidak berdampak material terhadap operasional dan kelangsungan usaha.

Article ad after last paragraph