Kamis, 03 September 2026
Hot

Bupati Setyo Wahono Ingatkan ASN Bojonegoro Pentingnya Ketulusan Melayani

ASN Bojonegoro diingatkan Bupati Setyo Wahono untuk meneladani Rasulullah SAW dalam pelayanan. Kejujuran, kesabaran, dan ketulusan menjadi kunci utama.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengutamakan ketulusan dalam pelayanan publik saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (02/09/2026)

Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Malowopati Bojonegoro pada Rabu (2/9/2026), tempat seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro berkumpul. Lantunan sholawat terdengar mengiringi acara peringatan Maulid Nabi yang juga menjadi momentum refleksi keteladanan Rasulullah SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono mengajak para ASN menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman utama. Beliau menekankan pentingnya kejujuran, kesabaran, amanah, serta kepedulian kepada sesama dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Kelahiran Rasulullah SAW adalah nikmat dan rahmat yang sangat besar bagi kita semua. Nilai-nilai keteladanan beliau harus benar-benar dihidupkan dalam diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja,” ujar Setyo Wahono (Bupati Bojonegoro) di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Rabu (02/09/2026).

Article ad in the middle of article

Menurut Bupati Setyo Wahono, menjadi ASN bukan hanya tentang pekerjaan administratif atau capaian kinerja. Profesi ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus dilandasi moral dan ketulusan hati.

“Kita ingin membangun ASN Bojonegoro yang tidak hanya pintar dalam bekerja, tetapi juga benar dalam bersikap, tidak hanya cepat melayani, tetapi tulus, serta tidak hanya berkompetensi tinggi, tetapi teguh menjaga amanah,” tegasnya.

Pesan Bupati diperkuat oleh tausiyah KH. Tajuddin yang mengajak peserta memahami kehidupan dunia bersifat sementara. Ia menekankan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus dibuktikan melalui perilaku dan akhlak yang mencerminkan keteladanan beliau.

“Pernyataan cinta itu mudah, mengucapkan cinta melalui lisan juga mudah. Tetapi kecintaan itu harus dibuktikan dalam kehidupan. Mari kita buktikan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengikuti ajaran dan keteladanan beliau,” pesan KH. Tajuddin.

KH. Tajuddin juga mengingatkan pentingnya memperkuat ibadah, menjaga kebersamaan, dan membangun kepedulian terhadap sesama. Salah satu wujud nyata meneladani Rasulullah SAW adalah berusaha memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain,” tuturnya.

Semangat “khairunnas ‘anfauhum linnas” menjadi pesan utama peringatan Maulid Nabi, mengajak jajaran Pemkab Bojonegoro untuk profesional sekaligus tulus. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Malowopati diharapkan menjadi refleksi untuk membangun budaya pelayanan publik yang humanis dan memperkuat kerukunan masyarakat Bojonegoro.

Article ad after last paragraph