Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Ngawi Bidik 169 Ribu Hektare Panen Padi Dukung Pangan Nasional

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menargetkan luas panen padi mencapai 169.000 hektare pada tahun 2026 mendatang, Kamis (14/05/2026).

Target tersebut menjadi bagian dari upaya intensifikasi pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional. Pemerintah daerah mengandalkan optimalisasi lahan baku sawah yang ada saat ini seluas 49.000 hektare.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi, Supardi, menjelaskan bahwa target ini selaras dengan mandat Kementerian Pertanian. Pihaknya menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk merealisasikan angka tersebut.

“Untuk mencapai target tersebut, kami menyiapkan strategi peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 2,8 serta peningkatan produktivitas gabah per hektare,” ujar Supardi.

Article ad in the middle of article

Pemerintah Kabupaten Ngawi mendorong percepatan masa tanam melalui program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan produksi tanpa harus menambah luas lahan secara signifikan.

Selain itu, antisipasi terhadap anomali cuaca El Nino menjadi fokus utama melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan. DKPP Ngawi mengoptimalkan program electricity for farming (e-farm) dengan penggunaan sumur submersible di titik-titik kritis.

Perhatian khusus diberikan pada area persawahan yang bergantung pada pasokan air dari Waduk Sangiran dan Waduk Pondok. Pengelolaan air yang cermat pada musim tanam diharapkan mampu meminimalkan risiko gagal panen.

Peningkatan produktivitas ini memperkokoh posisi Kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. Sinergi antara petani dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan target swasembada ini.

Article ad after last paragraph