Selasa, 01 September 2026
Hot

Puncak Musim Kering: 22 Daerah di Jatim Berstatus Darurat Kekeringan

Jawa Timur hadapi darurat kekeringan: 22 wilayah resmi berstatus siaga atau tanggap bencana. BPBD Jatim siapkan ribuan ritase air dan tandon untuk distribusi.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, SURABAYA – Sebanyak 22 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menetapkan status darurat kekeringan mengikuti puncak musim kering yang terjadi, Selasa (1/9/2026).

Dari total 22 wilayah tersebut, 19 daerah berstatus siaga darurat. Sementara itu, 3 daerah lainnya ditetapkan sebagai status tanggap bencana.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyatakan bahwa Agustus 2026 merupakan puncak musim kering. Informasi ini berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Untuk kekeringan sendiri, hingga hari ini sebagaimana informasi BMKG, ini merupakan puncak musim kering. Dari potensi 29 kabupaten-kota di Jawa Timur yang punya rawan kekeringan, sudah ada 22 kabupaten-kota yang membuat SK Siaga Darurat,” ujar Gatot Soebroto.

Article ad in the middle of article

Sebanyak 19 daerah yang berstatus Siaga Darurat meliputi Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, Jember, Sampang, Tulungagung, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Jombang, Bojonegoro, Pamekasan, dan Kota Batu.

Sedangkan, tiga daerah yang menetapkan status tanggap darurat adalah Kabupaten Mojokerto, Lumajang, dan Situbondo.

Gatot menjelaskan, dari 22 wilayah terdampak, 15 kabupaten/kota telah mengajukan permohonan bantuan dropping air bersih kepada BPBD Jatim. Pendataan dan penyaluran air bersih sudah dilakukan.

“Dan kita sudah melakukan pendataan, sudah dilakukan dropping air bersih, dan nanti tetap kita menunggu permintaan penduduk dari daerah mana yang sekiranya paling butuh untuk dilakukan dropping air bersih,” imbuhnya.

BPBD Jawa Timur juga telah menyiapkan berbagai langkah penanganan kekeringan. Bantuan berupa alokasi ribuan ritase air bersih, tandon air, serta terpal disiapkan bagi wilayah yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan tandon dan distribusi air bersih ini dilakukan BPBD Jatim bekerja sama dengan berbagai relawan di daerah terdampak.

Article ad after last paragraph