HARIANEXPRESS, MALANG – Dua desa di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, yaitu Desa Sukowilangun dan Desa Kalirejo, saat ini dilanda kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih, Minggu (30/8/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang segera mengirimkan tandon air bersih ke kedua desa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan adanya krisis air bersih di dua desa tersebut. Permohonan bantuan datang dari perangkat desa setempat. Setelah melakukan asesmen, BPBD mendroping air bersih ke dalam tandon yang telah disiapkan untuk memudahkan warga mendapatkan air.
Asesmen yang dilakukan meliputi penghitungan jumlah warga terdampak, kebutuhan tandon, serta penentuan lokasi penempatan tandon. Sebagian besar sumur warga di Desa Kalirejo, yang tidak dekat dengan sumber air memadai, kini juga mengering. Sebelumnya, warga mengandalkan sumur untuk kebutuhan air bersih.
BPBD telah mendroping empat tandon air berkapasitas 1.200 liter yang tersebar di Desa Kalirejo. Untuk Desa Sukowilangun, asesmen lingkungan masih terus dilakukan untuk menentukan jumlah warga terdampak dan perkiraan tandon yang dibutuhkan.
Dengan adanya permohonan dari dua desa tersebut, BPBD Kabupaten Malang mencatat total tujuh desa di enam kecamatan yang terdampak kekeringan. Sebelumnya, bantuan air bersih telah didistribusikan ke warga di Desa Sumberagung dan Kedungbanteng di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Selain itu, sebanyak 642.800 liter air juga telah didistribusikan ke Desa Tumpakrejo (Kecamatan Gedangan), Desa Karangkates (Kecamatan Sumberpucung), dan Desa Sumberoto (Kecamatan Donomulyo).


