HARIANEXPRESS, BLITAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Blitar periode 2026–2031 telah resmi dilantik dalam sebuah Musyawarah Daerah (Musda), Rabu (12/8/2026).
Kepengurusan baru APPSI Kabupaten Blitar segera menyiapkan beragam program. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat daya saing pasar tradisional sebagai respons terhadap dominasi pasar modern dan perdagangan daring.
Fokus Memperkuat Pasar Tradisional
Mulyono, Ketua DPD APPSI Kabupaten Blitar yang baru, menyatakan bahwa organisasinya tidak hanya menjadi wadah bagi para pedagang. APPSI juga akan bermitra dengan pemerintah untuk memperjuangkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional.
“Guna mendorong perekonomian rakyat, terutama kesejahteraan pedagang pasar tradisional, sesuai amanat dewan pembina kami Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mulyono.
Salah satu fokus utama kepengurusan ini adalah membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional. Hal ini akan dilakukan melalui pembinaan langsung kepada para pedagang.
“Sesuai arahan dari DPP juga bagaimana kita bisa membangkitkan gelora pasar tradisional agar tidak kalah saing terhadap pasar-pasar modern dan pasar online,” katanya.
Program Edukasi dan Peningkatan Ekonomi Pasar
Edukasi Rutin Pedagang
Mulyono menjelaskan, edukasi akan diberikan secara rutin dengan mendatangi pasar tradisional secara bergilir. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan strategi pemasaran pedagang.
“Nantinya kami akan secara rutin dan bergilir turun langsung memberikan edukasi ke pedagang-pedagang pasar tradisional terkait kiat-kiat agar tidak kalah saing dengan pasar modern,” ungkap Mulyono.
Agenda Peningkatan Ekonomi Pasar
Selain pembinaan, APPSI Kabupaten Blitar juga menyiapkan berbagai agenda untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional. Salah satunya adalah event yang bisa menghidupkan kembali denyut perekonomian setempat.
“Kita juga akan mengadakan grebeg pasar atau pasar murah, event-event rutin yang dapat kembali menghidupkan denyut perekonomian di pasar tradisional,” jelasnya.
Mulyono berharap seluruh program tersebut mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Ia juga berharap program-program ini dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang.
“Harapannya ke depan agar masyarakat tidak melupakan pasar tradisional. Kita akan terus belajar serta bersinergi dengan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pasar tradisional,” tuturnya.
Dukungan dari DPW APPSI Jawa Timur
Di sisi lain, Sekretaris DPW APPSI Jawa Timur, Adi Sucipto, memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan APPSI Kabupaten Blitar. Ia menilai keberadaan DPD APPSI di Kabupaten Blitar akan memperkuat jaringan organisasi dalam menjalankan program pemberdayaan pedagang di daerah.
“Alhamdulillah hari ini DPD APPSI Kabupaten dipimpin Pak Mulyono telah selesai dilantik,” kata Adi Sucipto.
Adi Sucipto menambahkan bahwa DPW APPSI Jawa Timur akan terus mendampingi kepengurusan daerah. Tujuannya agar program-program organisasi dapat berjalan selaras dengan pemerintah daerah.
“Kami selalu mendukung birokrasi di daerah-daerah untuk mendukung program-program pemerintah daerah guna kesejahteraan pedagang pasar tradisional,” pungkasnya.


