HARIANEXPRESS, MILAN – Antonio Conte memicu spekulasi masa depannya setelah terlihat di San Siro, di tengah rumor klub elite Eropa usai menolak tawaran masif Al-Ahli. (17/09/2026)
Kehadiran juru taktik asal Salento tersebut di tribune penonton dalam pertandingan Milan kontra Benfica langsung memberikan tekanan nyata kepada pelatih Ruben Amorim. Pada saat yang sama, “bayangannya” juga dinilai mengintai bangku cadangan Juventus.
Situasi pelatih tanpa tim ini turut membuat Luciano Spalletti merasa “terpaksa” membicarakannya dalam sesi konferensi pers. Kondisi tersebut diperkuat oleh laporan Fabrizio Romano bahwa tawaran bernilai monster dari klub Saudi Pro League, Al-Ahli, resmi ditolak Conte.
Mantan nakhoda timnas Italia itu enggan melangkah terlalu jauh dari lingkar kompetisi Eropa, sementara kabar mengenai ketertarikan Fenerbahce juga mereda dengan cepat. Conte dikabarkan hanya akan menerima tanpa ragu pinangan dari Juventus, kendati dorongan suporter Manchester United untuk menggantikan posisi Michael Carrick yang sedang goyah terus menguat.
Di sisi lain, baik Spalletti maupun Amorim disebut bisa “mendukung” Manchester United merekrutnya guna menjauhkan ancaman tersebut dari kursi kepelatihan mereka. Status Conte sebagai komoditas panas tidak lepas dari reputasi taktisnya yang sukses membawa Napoli merengkuh Serie A 2024/2025 dan Supercoppa Italiana sebelum posisinya digantikan Massimiliano Allegri.
Filosofi kemenangan Conte berakar dari formasi 3-5-2 yang mengandalkan otomatisasi pergerakan, kedisiplinan posisi, serta serangan balik cepat. Formulasi ini sebelumnya terbukti saat ia membawa Juventus mencatat rekor tak terkalahkan pada musim 2011/2012 dan raihan 102 poin pada 2013/2014.
Prestasi serupa berlanjut kala ia mengantar Chelsea memetik 30 kemenangan liga pada 2016/2017 serta memutus dominasi 9 tahun Juventus bersama Inter Milan pada 2020/2021 lewat torehan 91 poin. Kini, sang maestro taktik tetap bersabar mengambil jeda singkat sembari menanti proyek pengembangan ambisius di kasta tertinggi sepak bola Eropa.







