HARIANEXPRESS, JAKARTA – TelkomGroup sukses menyelenggarakan BATIC 2026 di Bali serta meraih penghargaan nasional lewat Telkom Solution atas kontribusi nyata dalam memperkuat solusi teknologi informasi dan kecerdasan buatan bagi korporasi. (12/09/2026)
Layanan Business-to-Business (B2B) ICT dari Telkom Solution difokuskan untuk mendorong transformasi digital pada sektor BUMN, swasta, dan enterprise. Langkah strategis ini mengantarkan perusahaan meraih penghargaan Business Impact & Industry Growth dari Kabar Group Indonesia (KGI) pada Sabtu (12/09/2026).
Penghargaan tersebut didasarkan pada riset bersama LPPM Universitas Hasanuddin dan DIRBT Universitas Indonesia. Layanan terpadu Telkom Solution mencakup konektivitas, keamanan siber, cloud, data center, kecerdasan buatan (AI), serta solusi digital khusus.
“Bagi kami, dampak bisnis menjadi salah satu ukuran penting dalam menghadirkan setiap solusi, sehingga teknologi yang kami hadirkan tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi, tetapi mampu memberikan value creation bagi pelanggan dan industri,” ujar Veranita Yosephine (Direktur Enterprise & Business Service Telkom) di Jakarta, Sabtu (12/09/2026).
“Kami akan terus memperkuat Telkom Solution sebagai digital transformation enabler yang mampu memberikan dampak nyata bagi bisnis pelanggan dan ikut mendorong pertumbuhan industri di Indonesia,” jelas Reni Yustiani (VP Enterprise Marketing & Growth Telkom) kepada detikINET pada Sabtu (12/09/2026).
Sebelumnya, anak usaha Telkom, Telin, menyelenggarakan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 pada 24 hingga 28 Agustus 2026 di Bali. Ajang ini mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan di 67 negara guna membahas ekosistem digital Asia Pasifik.
Dalam forum tersebut, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memaparkan strategi transformasi TLKM 30 untuk menggeser fokus grup dari sekadar konektivitas menuju infrastruktur dan kecerdasan digital. Strategi ini dijalankan melalui empat pilar utama guna beradaptasi dengan perkembangan industri yang cepat.
“Membangun masa depan digital mengharuskan kita untuk memperkuat fondasi, mengadopsi kecerdasan, dan berkolaborasi di seluruh ekosistem. Melalui berbagai upaya tersebut, kita dapat mentransformasi konektivitas menjadi inovasi yang lebih besar, peluang ekonomi, dan pertumbuhan digital yang berkelanjutan,” ujar Dian Siswarini (Direktur Utama Telkom) dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (08/09/2026).
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Edwin Hidayat Abdullah, juga menekankan pentingnya keamanan dan kepercayaan dalam transformasi digital nasional. Kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan publik dinilai krusial untuk menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Pertemuan BATIC 2026 juga menghasilkan sejumlah kemitraan strategis global, termasuk penandatanganan kerja sama antara Telin dengan PEACE, TM Forum, SM+, GTI, dan Mitratel. Selain kesepakatan bisnis, penyelenggara juga menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar USD 10.000 untuk pemulihan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
“Melalui BATIC, Telin berkomitmen untuk memperkuat koneksi Ini dan berkontribusi terhadap pengembangan batas baru digital Asia Pasifik,” kata Abdul Rahman Ansyori (Chief Executive Officer Telin) di Bali, Selasa (08/09/2026).








