Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Polres Blitar Ajak Ratusan Pelajar Bijak Gunakan AI Antisipasi Hoaks

Polres Blitar mengedukasi 200 pelajar SMAN 1 Garum tentang kecerdasan buatan (AI) untuk mencegah hoaks dan deepfake, serta mendorong penggunaan teknologi secara bijak.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Polres Blitar mengadakan edukasi kecerdasan buatan (AI) bagi 200 pelajar SMAN 1 Garum untuk mencegah hoaks dan deepfake, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di ruang digital. Edukasi tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Blitar AKP Indrayana bersama anggota Bag SDM, Satlantas, dan Humas.

Para pelajar SMAN 1 Garum mengikuti kegiatan dengan antusias, memperoleh pemahaman mengenai perkembangan AI serta manfaat dan potensi risikonya. Edukasi AI menjadi krusial karena generasi muda adalah kelompok yang paling akrab dengan teknologi digital.

“Tujuan edukasi ini untuk membangun pemahaman dan etika dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Para siswa juga perlu mampu menyaring informasi, mengenali bias data serta mewaspadai hoaks dan deepfake yang dapat menyesatkan maupun merugikan orang lain,” ujar AKP Indrayana (Kasat Binmas Polres Blitar).

Article ad in the middle of article

Selain aspek keamanan digital, pelajar didorong menggunakan AI secara produktif dalam kegiatan belajar dan berkarya. Teknologi ini dapat menjadi alat bantu untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan siswa, namun tidak boleh menghilangkan orisinalitas atau digunakan untuk plagiarisme.

Kasat Binmas menegaskan, pemanfaatan AI harus sebagai sarana pendukung, bukan menggantikan tanggung jawab dan kemampuan berpikir pengguna. Karena itu, literasi digital perlu terus diperkuat agar para pelajar dapat mengikuti perkembangan zaman sambil tetap memiliki karakter dan kesadaran hukum.

Jajaran Polres Blitar berharap edukasi ini membentuk generasi muda yang cerdas digital, adaptif, dan berdaya saing. Hal ini juga diharapkan agar mereka mampu menggunakan teknologi kecerdasan buatan secara aman, etis, dan bertanggung jawab.

Tujuannya adalah untuk mencegah potensi kriminalitas di dunia maya maupun dampak pada kehidupan nyata.

Article ad after last paragraph