HARIANEXPRESS, TRENGGALEK – Tim selawat dari Blitar dan Tulungagung berhasil menjuarai Festival Selawat U-18 di Pondok Pesantren Al-Kautsar Durenan, Selasa (25/8/2026).
Para juara kategori Habsyi dan Banjari U-18 menerima trofi serta uang pembinaan. Penyerahan hadiah dilaksanakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kautsar Durenan Trenggalek.
Festival Selawat U-18 ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al-Kautsar Durenan Trenggalek. Kegiatan tersebut telah berlangsung sekitar 12 tahun dan berkembang dari tingkat desa hingga Jawa Timur.
Menurut Penanggung Jawab Festival Selawat Pondok Pesantren Al-Kautsar, Ning Aina Syukria, festival tahun ini menghadirkan dua kategori untuk pelajar.
“Festival tahun ini menghadirkan dua kategori untuk peserta pelajar, yakni banjari dan habsyi. Yang membedakan dari festival yang lain, biasanya kalau pelajar itu banjari ya banjari, habsyi ya habsyi. Kalau di sini kita menyatukan dari dua kategori,” ujar Ning Aina Syukria.
Ning Aina menjelaskan, banjari dan habsyi sama-sama kesenian hadroh yang menggunakan alat rebana. Namun, keduanya memiliki pakem tersendiri sehingga memerlukan format penilaian yang berbeda.
Panitia mempertahankan kategori pelajar U-18 dan umum karena antusiasme serta jumlah peminatnya tergolong sangat tinggi. Peserta selalu menunjukkan semangat luar biasa dalam setiap penyelenggaraan festival.


