HARIANEXPRESS, PAMEKASAN – Dua santri Pondok Pesantren Karang Baru di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, terjatuh dari lantai dua asrama hingga mengakibatkan satu santri meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka.
Insiden tragis tersebut terjadi di asrama putra pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Santri yang terluka segera menerima perawatan medis.
Setelah menerima laporan kejadian, personel Polsek Larangan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Mereka juga memeriksa beberapa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
“Petugas kami di lapangan telah mendatangi dan mengamankan TKP, meminta keterangan dari tiga orang rekan sekamar korban yang berstatus sebagai saksi, serta berkoordinasi dengan pihak pengasuh pondok pesantren dan keluarga korban,” ujar Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama.
Ipda Yoni Evan Pratama juga menyebutkan identitas korban berinisial MR (14) dari Desa Klompang Barat, Kecamatan Pakong. Korban lainnya adalah AR (14), warga Desa Tampojung, Kecamatan Waru.
Sayangnya, MR dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jenazah MR kemudian diserahkan kepada pihak keluarga setelah menerima insiden ini sebagai musibah.
Sementara itu, AR menderita luka lecet di lengan kanan dan pelipis kanan. Setelah menjalani perawatan medis, kondisi AR membaik dan diperbolehkan pulang.
Berdasarkan keterangan saksi, insiden ini terjadi setelah kedua korban selesai makan siang. Mereka kembali ke kamar di lantai dua asrama putra dan menggeser lemari pakaian yang menghalangi jendela belakang.
Keduanya lalu keluar melalui celah teralis jendela menuju balkon di belakang kamar. Diduga mereka kehilangan keseimbangan saat berjalan di balkon tersebut, sehingga terjatuh bersamaan ke lantai bawah.
Peristiwa nahas itu menyebabkan MR (14) menderita luka serius. MR meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Smart Pamekasan.


