Senin, 07 September 2026
Hot

Anggota DPRD Dukung KBS Tukar Komodo, Kura-kura Aldabra Tiba

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Yuga Pratisabda mendukung program pertukaran satwa KBS. Sepasang komodo ditukar dengan kura-kura Aldabra dan satwa lain.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, SURABAYA – Program pertukaran satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) dengan empat jenis satwa lain mendapat dukungan anggota DPRD. (07/09/2026)

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, menyambut baik inisiatif tersebut. Satwa pertama yang didatangkan adalah kura-kura raksasa jenis Aldabra dari Jepang.

Menurut Yuga, kloter pertama ini akan diikuti kedatangan panda merah dari Jepang dan jerapah. Pertukaran ini merupakan bagian dari upaya memperkaya keanekaragaman hayati KBS.

“Jadi yang ini salah satu kloter pertama. Selanjutnya ada panda merah dari Jepang dan ada jerapah. Pokoknya ada empat jenis satwa lainnya,” ujar Yuga Pratisabda Widyawasta (Anggota Komisi B DPRD Surabaya) pada Senin, 07 September 2026.

Article ad in the middle of article

Keberhasilan KBS membudidayakan komodo menjadi alasan utama program ini. Sepasang komodo dapat dipinjamkan untuk mendapatkan satwa lain.

“Kebetulan KBS ini sukses membudidayakan komodo, sehingga sepasang komodo tersebut bisa dipinjamkan dan kemudian kita mendapatkan satwa lainnya,” katanya.

Yuga berharap satwa baru tidak hanya menambah koleksi, tetapi juga menjadi daya tarik masyarakat. Ia juga mendorong agar satwa tersebut dapat dikembangkan di Surabaya.

“Sekarang ada satwa baru. Tinggal bagaimana satwa-satwa ini bisa dikembangkan di Surabaya,” ungkapnya.

Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menyatakan kura-kura Aldabra adalah koleksi perdana bagi KBS. Kedatangan Aldabra menjadi momen penting dalam sejarah kebun binatang tersebut.

“Selama KBS berdiri, kami belum pernah memiliki kura-kura Aldabra. Ini merupakan pertama kalinya kami mendatangkan satwa jenis tersebut,” kata Nurika Widyasanti (Direktur Operasional KBS) pada Minggu, 06 September 2026.

Empat kura-kura yang tiba berukuran cukup besar, terdiri dari satu jantan dan tiga betina. Kura-kura jantan memiliki bobot sekitar 109 kilogram.

Usia kura-kura jantan diperkirakan sekitar 40 tahun. Sementara itu, tiga betina masing-masing berbobot sekitar 80 hingga 90 kilogram, dengan usia antara 25 hingga 30 tahun.

Yuga juga mengingatkan pengelolaan KBS harus seimbang antara konservasi, edukasi, dan pariwisata. Ketiga fungsi ini perlu diperkuat bersamaan dengan penambahan koleksi satwa.

“Yang jelas KBS ini harus seimbang. Dalam artian konservasi, edukasi, ataupun wisata destinasi itu juga harus seimbang tiga-tiganya,” tandasnya.

Program pertukaran satwa ini diharapkan dapat memperkaya keanekaragaman hayati KBS. Ini juga dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

Article ad after last paragraph