HARIANEXPRESS, JAKARTA – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengunjungi dua mantan Kapolri untuk mencari wejangan di tengah kasus penyadapan. (07/11/2026)
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyambangi dua mantan Kapolri, yaitu Jenderal (Purn) Surojo Bimantoro dan Jenderal (Purn) Roesmanhadi. Dalam kunjungan tersebut, Suyudi didampingi oleh Wakapolri Komjen Hadiningrat serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri.
Kunjungan pertama dilakukan kepada Surojo Bimantoro, di mana Suyudi berfoto bersama dengan pose menyatukan kedua tangan sebagai simbol slogan “Polri Bersama Masyarakat”. Setelah itu, Suyudi melanjutkan perjalanan ke kediaman mantan Kapolri ke-14, Roesmanhadi, dan melakukan perbincangan serta sesi foto dengan pose yang serupa.
Melalui akun X @SuyudiArioSeto, Suyudi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para senior yang pernah memimpin Korps Bhayangkara. Wejangan serta pengalaman dari para mantan Kapolri tersebut diharapkan menjadi bekal moral bagi kepemimpinan Polri saat ini.
“Keteladanan dari para sesepuh senantiasa menjadi suluh semangat bagi kami untuk terus menjaga marwah Korps Bhayangkara demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Suyudi kepada Harian Express, Sabtu (07/11/2026).
Kunjungan ini berlangsung di tengah perkara penyadapan yang menyeret empat jenderal polisi terkait Presiden Prabowo Subianto. Para tersangka diduga memasukkan sejumlah nomor telepon ke dalam server Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa prosedur yang sah.








