Rabu, 04 November 2026
Hot

Disperindag Pekanbaru Uji Takaran Tiga SPBU

Disperindag Pekanbaru bersama Pertamina menguji takaran di tiga SPBU untuk pastikan mesin pompa BBM sesuai aturan pada 3 November 2026.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pertamina perketat pengawasan BBM pada tiga SPBU. (03/11/2026)

Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Pertamina memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak di wilayahnya. Langkah preventif ini bertujuan melindungi hak konsumen agar menerima volume BBM yang akurat sesuai pembayaran.

Petugas gabungan melakukan sidak pada tiga lokasi berbeda di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Riau, dan Jalan Arengka 2. Pemeriksaan tersebut berfokus pada ketepatan komponen nozel serta mesin pompa.

Kepala Bidang Tertib Perdagangan dan Perindustrian Disperindag Kota Pekanbaru, Khairunnas, menyatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan upaya melindungi konsumen dari potensi kecurangan. “Para petugas juga memeriksa nozel dan mesin pompa di SPBU, apalagi mesin pengisian ini juga sudah mengalami tera ulang,” ujar Khairunnas kepada Harian Express, Selasa (3/11/2026).

Article ad in the middle of article

Khairunnas menambahkan bahwa proses tera ulang memegang peranan vital untuk menjamin kesesuaian jumlah BBM yang keluar dengan angka pada meteran. “Tera ulang ini untuk menjamin yang dibayarkan konsumen sesuai dengan yang dikeluarkan,” tegas Khairunnas kepada Harian Express, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, tim gabungan belum menemukan adanya indikasi kecurangan maupun pelanggaran teknis. Seluruh perangkat pengisian di tiga lokasi tersebut terpantau beroperasi normal dan mematuhi prosedur baku. “Jadi saat tim gabungan ke lapangan, kami tidak menemukan kejanggalan, mereka beroperasi mengikuti prosedur yang ada,” kata Khairunnas kepada Harian Express, Selasa (3/11/2026).

Pemerintah setempat meminta seluruh pengelola SPBU untuk konsisten menjaga standar pelayanan dan mematuhi regulasi operasional. Pengelola juga diminta secara tegas menolak pembelian bahan bakar menggunakan jeriken guna menghindari praktik penyalahgunaan distribusi.

Article ad after last paragraph