Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Ratusan Motor Antik Jelajahi Jalur Lintas Selatan Jawa

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, MALANG – Ratusan pengendara motor antik resmi memulai perjalanan internasional Jelajah Warisan Nusantara menyusuri Jalur Lintas Selatan Jawa dari titik keberangkatan Balai Kota Malang, Kamis (14/05/2026).

Sebanyak 500 unit sepeda motor klasik lintas generasi mengikuti ajang Jawara International Classic Bike Rally 2026. Para peserta menempuh jarak sekitar 550 kilometer menuju titik akhir di Solo.

Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya para kolektor kendaraan roda dua legendaris dari seluruh penjuru Indonesia. Peserta mancanegara asal Malaysia, Australia, hingga Brunei Darussalam juga turut meramaikan acara tersebut.

Rute perjalanan sengaja melintasi Jalur Lintas Selatan (JLS) untuk mengeksplorasi potensi pariwisata pesisir Jawa Timur. Panitia memilih jalur ini karena menawarkan pemandangan alam pantai yang eksotis dan masih asri.

Article ad in the middle of article

“Jawara itu singkatan dari Jelajah Warisan Nusantara. Besok kami akan berangkat dari Kota Malang dan finish di Benteng Vastenburg Solo sejauh 458 kilometer melalui Jalur Lintas Selatan,” ujar Fanny Nurisma (Ketua Pelaksana Jawara International Classic Bike Rally 2026).

Motor yang terlibat dalam reli ini memiliki nilai sejarah tinggi dengan batas usia produksi maksimal tahun 1976. Beberapa kendaraan tertua bahkan tercatat sebagai keluaran tahun 1927 yang pernah digunakan saat masa perang.

Pemeriksaan teknis atau scrutineering telah dilakukan secara ketat sebelum bendera start dikibarkan di depan Balai Kota. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan mesin dan faktor keselamatan para pengendara selama perjalanan.

“Rutenya melalui Jalur Lintas Selatan. Di sana kami ingin menyajikan nuansa alam pantai yang sangat indah dan masih alami,” ujar H. Yusuf Exqi Erfanto (Sekretaris Jenderal Motor Antique Club Indonesia).

Kota Malang dipilih sebagai lokasi start karena memiliki identitas kuat sebagai kota warisan atau heritage. Karakter tersebut dinilai selaras dengan karakteristik motor-motor klasik yang mengikuti ajang internasional perdana ini.

Perjalanan ini direncanakan berlangsung selama dua hari dengan titik akhir di situs bersejarah Benteng Vastenburg. Penyelenggara berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap pelestarian aset otomotif bersejarah.

Article ad after last paragraph