Minggu, 11 Oktober 2026
Hot

Retakan di Puncak Bendungan Lahor Ternyata Hanya Permukaan, Bukan Struktur Utama

Perum Jasa Tirta I (PJT I) menyatakan retakan yang ditemukan di lima titik puncak Bendungan Lahor hanya pada lapisan perkerasan aspal dan saluran drainase, tidak pada struktur utama bendungan.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BLITAR – Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Perum Jasa Tirta I (PJT I), Aris Widya, mengklarifikasi bahwa retakan yang ditemukan di lima titik puncak Bendungan Lahor bukanlah kerusakan pada struktur utama bendungan, Rabu (12/8/2026).

Retakan tersebut hanya terjadi pada lapisan perkerasan aspal dan saluran drainase di puncak bendungan.

Aris menjelaskan bahwa temuan retakan tersebut berukuran lebar sekitar 6,8 milimeter dengan kedalaman antara 12 hingga 20 sentimeter. Panjang retakan bervariasi mulai dari 1,2 meter hingga 22 meter.

“Yang ditemukan adalah retakan pada lapisan perkerasan aspal dan saluran drainase di puncak bendungan,” ujar Aris.

Article ad in the middle of article

Lebih lanjut, Aris menegaskan bahwa hasil pemeriksaan yang telah dilakukan tidak menunjukkan adanya kerusakan pada struktur utama Bendungan Lahor. Bendungan yang berlokasi di wilayah perbatasan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang ini dipastikan tetap aman.

“Jadi retakan bukan pada tubuh atau struktur utama bendungan,” ungkapnya.

Article ad after last paragraph