Sabtu, 12 September 2026
Hot

Elena Rybakina Amankan Peringkat 1 Dunia di US Open 2026

Elena Rybakina resmi mengamankan peringkat 1 dunia WTA setelah mengalahkan Zheng Qinwen di perempat final US Open 2026.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, NEW YORK – Petenis Elena Rybakina berhasil mengamankan peringkat satu dunia WTA setelah mengalahkan Zheng Qinwen di babak perempat final US Open. (09/09/2026)

Rybakina bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan 3-6, 6-1, 6-4 atas peraih medali emas Olimpiade tersebut dalam waktu 2 jam 14 menit. Kemenangan ini memastikan dirinya akan menggeser Aryna Sabalenka dari puncak peringkat dunia pada hari Senin mendatang.

Petenis berusia 27 tahun ini mencetak sejarah sebagai pemain pertama dari Kazakhstan yang berhasil menduduki peringkat satu dunia tunggal WTA. Dia menjadi petenis nomor satu dunia ke-30 sejak sistem peringkat dimulai pada tahun 1975.

Sebelum turnamen dimulai, partisipasi Rybakina sempat diragukan akibat cedera pergelangan kaki kiri yang memaksanya mundur di Cincinnati bulan lalu. Dia mengakui persiapannya kurang ideal dan sempat merasa stres mengenai kondisi fisiknya saat tiba di New York.

Article ad in the middle of article

“It was not ideal, and I was stressed, of course,” ujar Elena Rybakina kepada WTA Tennis pada Rabu (09/09/2026). “The first days when I came onsite, when we had to test the foot and everything, so it wasn’t easy.”

Di babak semifinal yang dijadwalkan pada hari Kamis, Rybakina akan berhadapan dengan juara bertahan tahun 2023, Coco Gauff. Sementara itu, Sabalenka yang turun ke peringkat kedua akan menghadapi Jessica Pegula di semifinal lainnya.

Meskipun berhasil mencapai puncak peringkat dunia, Rybakina menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada memenangkan gelar juara turnamen. Baginya, posisi peringkat akan mengikuti hasil kerja keras yang ia tunjukkan di lapangan.

“The No. 1 ranking is, of course, one of the goals, but I think the main focus for me, for the team, is to win the titles, and then the ranking will follow up,” kata Elena Rybakina kepada WTA Tennis. “It’s just a number right now. My goal is to win the tournaments which I play.”

Presiden Federasi Tenis Kazakhstan, Bulat Utemuratov, menyebut pencapaian ini sebagai hari yang bersejarah bagi negaranya. Ia menyatakan bahwa keberhasilan Rybakina akan menginspirasi generasi muda pemain tenis di Kazakhstan.

Di sisi lain, Sabalenka harus merelakan takhta nomor satu dunia yang telah ia genggam selama 99 minggu berturut-turut sejak 21 Oktober 2024. Masa kepemimpinan Sabalenka tersebut tercatat sebagai rekor terpanjang keenam dalam sejarah WTA.

Article ad after last paragraph