HARIANEXPRESS, JAKARTA – Pelatih Fenerbahce Ismail Kartal mendadak mengundurkan diri usai timnya bermain imbang 1-1 melawan AS Roma pada fase liga Liga Champions 2026/2027. Jumat (11/09/2026)
Juru taktik berusia 65 tahun tersebut menyampaikan keputusan mundur dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Kartal menyatakan bahwa keputusannya berlaku segera tanpa niat kembali menakhodai klub Turki itu.
Pertandingan Fenerbahce kontra Roma di Stadion Fenerbahce Chobani, Istanbul, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, awalnya berjalan relatif normal. AS Roma unggul lebih dulu lewat aksi Bryan Cristante sebelum Archie Brown menyamakan kedudukan.
“Saya mengundurkan diri dari posisi ini selagi masih ada waktu. Saya mengundurkan diri dengan pemahaman bahwa saya tidak akan pernah kembali,” ujar Kartal, seperti dilansir dari The Sun.
“Saya sudah berada di sini selama tiga bulan. Sejak awal musim hingga hari ini, latihan dan pemusatan latihan yang saya jalani bersama para pemain. Presiden dan jajaran manajemen kami telah berusaha membantu kami dalam segala hal.” ujar Kartal kepada Bola.com
Presiden Fenerbahce Aziz Yildrim justru menolak keputusan mundur tersebut dan menegaskan bahwa sang pelatih masih memegang kendali penuh. Yildrim menyebut pihaknya tidak mengetahui rencana pengunduran diri itu sebelumnya.
“Tak satu pun dari kami mengetahui keputusan pengunduran diri tersebut,” kata Yildrim kepada Bola.com
“Ismail Kartal tetap bertanggung jawab. Namun, seluruh keluarga besar Fenerbahce harus berdiri di belakang pelatih,” ujar Yildrim kepada Bola.com
Kabar mundurnya Kartal juga mengejutkan para pemain Fenerbahce termasuk bek kiri Archie Brown. Pemain asal Inggris tersebut mengaku sama sekali tidak mengetahui informasi pengunduran diri pelatihnya saat menjalani sesi wawancara.
“Maksud Anda dia mengundurkan diri? Saya tidak tahu soal ini,” ujar Brown kepada Bola.com
Yildrim mengklaim Kartal mengambil keputusan tersebut setelah terkena lemparan botol air saat pertandingan melawan AS Roma. Masa depan Kartal di klub kini menjadi tanda tanya besar setelah baru tiga bulan menjalani periode keempat kepelatihannya.


