HARIANEXPRESS, KEDIRI – Antologi Fest 2026 akan digelar perdana di Tirtayasa Park Kediri pada 12 September 2026, menghadirkan tujuh band punk rock nasional dan lokal, Sabtu (25/7/2026).
Festival musik ini digagas oleh No Wacana Creative, dengan tujuan menjadi pusat hiburan tahunan di Kota Kediri. Penyelenggara berharap acara ini mampu memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif, UMKM, serta komunitas seni dan musik lokal.
Perwakilan No Wacana Creative, Alan, menjelaskan bahwa Kota Kediri dipilih karena potensi besar sebagai tuan rumah festival musik berskala besar. Dia melihat skena musik dan gaya hidup di Kediri terus berkembang, sehingga event festival sangat dibutuhkan.
Antologi Fest 2026 mengusung tema musik bernuansa punk rock untuk edisi perdana ini. Pemilihan jajaran penampil disesuaikan dengan tema “Merapat, Menguat, dan Menyatu”.
“Kami hadir bukan hanya untuk memberikan hiburan, tapi juga membangun kembali kepercayaan terhadap ekosistem musik Indonesia. Juga harapan kami, Antologi Fest dapat menjadi pengalaman yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh penonton,” ujar Alan.
“Kita lihat skenanya makin berkembang. Kopi-kopian di mana-mana, gaya-gaya skena sudah makin banyak. Jadi kami rasa memang sudah saatnya menambahkan event-event festival di Kota Kediri,” tambahnya.
Tujuh band yang akan tampil meliputi Rebellion Rose, The Kick, The Jansen, FSTVLST, Threesixty, The Cloves and The Tobacco. Selain itu, ada juga band tuan rumah Backside yang turut memeriahkan panggung.
Alan menyebut bahwa guest star yang dipilih memiliki basis penggemar besar di Kediri dan wilayah karesidenan seperti Jombang, Blitar, serta Nganjuk. Band lokal Backside sengaja diundang karena memiliki genre serupa, diharapkan dapat menyatukan penggemar yang hadir.
Antologi Fest 2026 menargetkan sekitar 6.000 penonton untuk gelaran perdananya. Penjualan tiket dibagi menjadi lima tahap: Early Bird, Presale 1, Presale 2, Normal, dan On The Spot (OTS).
Penyelenggara juga memastikan seluruh proses perizinan telah diselesaikan sebelum pelaksanaan acara. Izin keramaian dari Polda telah dipegang sebagai bukti keseriusan agar tidak ada kendala pembatalan.
“Untuk perizinan kita, dari awal mengeluarkan pengumuman “coming soon” di media sosial kita juga sudah langsung mengurus surat perizinan. Perizinan sudah keluar dari Polda dan kami sudah memegang surat izin keramaian. Itu menjadi salah satu pembeda, karena sejak awal kami menyiapkan seluruh perizinan agar ke depan tidak ada kendala yang menyebabkan event ini batal,” ungkap Alan.
Personel Backside, Hilmi, mengungkapkan rasa bangganya dipercaya mengisi acara dan mewakili band lokal Kediri. Ia sangat mengapresiasi kesempatan tampil bersama band-band besar di Antologi Fest 2026.
“Kami dari Band Backside sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih untuk Antologi Fest 2026. Kami sebagai band lokal merasa terhormat dan senang sekali bisa bermain di Antologi Fest 2026 dengan line up yang begitu keren,” ujar Hilmi.
Hilmi menambahkan apresiasi kepada penyelenggara yang memberikan ruang bagi band lokal sebagai pembuka. Hal ini menjadi tantangan bagi Backside untuk terus berkarya dan melatih skill agar mampu bersanding dengan band-band besar.


