HARIANEXPRESS, KOTA MALANG – Menyandang status sebagai juara bertahan tidak membuat Tim Putra SMAN 1 Blitar (Smasa) mengendurkan persiapan jelang kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Skuad Smasa terus mematangkan diri untuk bersaing di GOR Ken Arok, Malang.
Musim ini, persiapan tim memiliki cerita tersendiri. Selain latihan rutin pagi dan malam, para pemain juga disibukkan dengan tugas sebagai panitia dalam acara tahunan sekolah bernama Schamp 9. Kegiatan ini mencakup berbagai kompetisi, termasuk basket.
Pemain Smasa, Diego Putra Handoko, mengungkapkan bahwa padatnya aktivitas mengharuskan tim untuk pandai membagi waktu antara latihan dan tanggung jawab kepanitiaan. Ia menyatakan bahwa persiapan mereka cukup matang karena sudah banyak mengorbankan waktu latihan.
“Persiapan kami bisa dibilang cukup siap. Kami sudah banyak mengorbankan waktu latihan pagi dan malam. Persiapan DBL juga berbarengan dengan event Schamp 9 di sekolah, sehingga kami harus pintar membagi waktu antara latihan dan tugas kepanitiaan,” ujar Diego.
Di balik kesibukan tersebut, Smasa justru menemukan sisi positif. Keterlibatan bersama dalam kepanitiaan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membangun kedekatan dan memperkuat chemistry di luar lapangan. Menurut Diego, kekompakan tim mulai terbentuk ketika para pemain menjalankan tanggung jawab yang sama dalam kegiatan sekolah.
“Untuk kekompakan dan chemistry tim, kami justru mulai membentuknya ketika sama-sama menjadi panitia di event sekolah tahun ini,” tuturnya.
Sebagai juara musim sebelumnya setelah mengalahkan SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) di laga final, Smasa menyadari tantangan mempertahankan gelar. Diego mengakui bahwa mempertahankan gelar bukan perkara mudah karena seluruh lawan juga mengalami perkembangan. Ia menekankan kewaspadaan dan upaya maksimal di setiap pertandingan.
“Pressure pasti ada, apalagi kami ingin mempertahankan gelar. Lawan-lawan kami juga tentu berkembang dibandingkan musim sebelumnya. Karena itu, kami tetap waspada dan berusaha maksimal di setiap pertandingan,” kata Diego.
Smasa tidak menganggap remeh calon lawan mana pun. Diego menyatakan bahwa setiap tim yang tampil di DBL East Java-South memiliki potensi kejutan. Ia menegaskan bahwa timnya akan tetap memberikan perlawanan terbaik, apa pun lawannya.
“Siapa pun tetap menjadi lawan terberat bagi kami. Apa pun lawannya, kami akan tetap berusaha memberikan perlawanan terbaik,” tegasnya.
Dengan persiapan fisik yang terus digenjot dan chemistry yang semakin terbangun, Smasa optimis menghadapi kompetisi di GOR Ken Arok. Target mereka jelas: kembali meraih gelar juara.
“Target kami musim ini jelas, champion lagi!” pungkas Diego.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan diselenggarakan di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Musim ini juga kembali menghadirkan program DBL Camp untuk menjaring student-athlete terbaik yang akan menuju DBL Indonesia All-Star. Rangkaian kompetisi ini turut dimeriahkan oleh AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”. Keseruan pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara laga final tayang di YouTube Good Day ID.