HARIANEXPRESS, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Disperindag menggelar operasi pasar di Desa Domasan, Kalidawir untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok dan kendalikan inflasi, Rabu (05/08/2026) .
Operasi pasar ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Tulungagung. Berbagai komoditas esensial ditawarkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Komoditas yang tersedia meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, dan cabai rawit. Harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp55.000 per kemasan, Minyakita Rp15.000 per liter, telur Rp21.000 per kilogram, dan gula pasir Rp16.100 per kilogram.
Desa Domasan, Kecamatan Kalidawir, dipilih sebagai lokasi operasi pasar berdasarkan hasil kajian dan analisis yang menunjukkan wilayah tersebut memiliki persoalan stunting. Intervensi ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Agus Murdoko, Analis Perdagangan yang mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung, menyatakan bahwa operasi pasar ini adalah wujud kehadiran pemerintah. Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
“Tujuan utama operasi pasar ini adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Harga yang kami hadirkan memang diupayakan berada di bawah harga pasaran, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Agus.
Agus menambahkan, pemilihan lokasi juga mempertimbangkan hasil kajian kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Desa Domasan dipilih karena data menunjukkan adanya persoalan stunting.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Disperindag akan terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Harapannya, masyarakat dapat memperoleh sembako terjangkau dan stabilitas harga terkendali.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang disediakan. Harga yang relatif lebih rendah dari pasaran menjadi daya tarik utama.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Tulungagung untuk menjaga daya beli masyarakat. Ini sekaligus menunjukkan sinergi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Dengan tersedianya kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, masyarakat diharapkan tidak terbebani fluktuasi harga komoditas pangan. Pemerintah berharap manfaat operasi pasar ini dirasakan masyarakat yang membutuhkan dan menjadi instrumen menjaga stabilitas harga serta pengendalian inflasi di Tulungagung.








