HARIANEXPRESS, LOMBOK – Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjuarai Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika sekaligus memimpin dominasi tim pabrikan Italia. (11/10/2026)
Rider asal Italia tersebut menuntaskan balapan sepanjang 27 putaran dengan torehan waktu 40 menit 46,582 detik. Ia mengungguli pembalap Trackhouse MotoGP Raul Fernandez dengan jarak 4,260 detik, diikuti Jorge Martin di podium ketiga.
Hasil balapan di Sirkuit Mandalika mengubah susunan posisi teratas kejuaraan dunia balap motor musim 2026. Martin kini menduduki peringkat pertama klasemen berkat raihan 355 poin, menggusur Marc Marquez yang turun ke urutan kedua dengan 353 poin usai finis keenam.
Kemenangan di Lombok Tengah turut mendongkrak perolehan Bezzecchi menjadi 309 poin di tangga ketiga klasemen. Balapan ini juga menandai catatan kemenangan ke-300 bagi pembalap berkebangsaan Italia pada ajang kelas utama.
Jalannya perlombaan sempat dipimpin oleh Raul Fernandez sejak garis start sebelum Bezzecchi melancarkan manuver ofensif untuk merebut urutan terdepan. Setelah memimpin rombongan, Bezzecchi terus melaju konsisten hingga mengamankan podium pertama bagi Aprilia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir menyerahkan secara langsung trofi juara kepada Bezzecchi di atas podium Sirkuit Mandalika. Momen seremoni tersebut mendapat sorotan media Italia Sky Sport MotoGP yang mengulas kepemimpinan Erick sebagai mantan Presiden Inter Milan medio 2013–2018.
“Ketika Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia, yang kita hadirkan bukan hanya sebuah kompetisi. Kita juga membawa nama Indonesia ke hadapan masyarakat internasional. Karena itu, penyelenggaraan event olahraga harus memberikan manfaat yang nyata, mulai dari penguatan citra bangsa, pergerakan ekonomi daerah, hingga tumbuhnya industri olahraga dan pariwisata,” ujar Menpora Erick Thohir di Mandalika, Minggu (11/10/2026).
Penyelenggaraan ajang balap motor dunia ini diharapkan terus memperkuat pamor sport tourism Tanah Air di mata global. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci optimalisasi perhelatan agar memberi dampak luas bagi perekonomian serta industri olahraga nasional.






